Page 191 - Sang Edutainer
P. 191
bila memungkinkan. Bahkan komentar yang paling blak-blakan atau terus
terang harus selalu meninggalkan siswa dengan bermartabat.
Ada kalanya keheningan memiliki suara paling keras.
—Leroy Brownlow
Pengertian
Guru yang efektif berusaha untuk memahami dan dipahami. Sebagian besar
siswa tidak suka diberitahu apa yang harus dilakukan. Mereka sering
menginginkan kesempatan untuk memiliki suara dalam apa yang terjadi di
kelas dan kesempatan untuk membuktikan itu akan berhasil. Dalam
memecahkan masalah kelas, lebih baik mendengarkan terlebih dahulu
sebelum terjun untuk mengarahkan. Aturan kelas dapat dibentuk untuk
mencari solusi atas masalah, dan guru yang efektif memberdayakan
siswanya untuk melaksanakan solusi. Siswa yang dapat mengidentifikasi apa
yang perlu dilakukan lebih cenderung mengambil tanggung jawab yang
lebih besar untuk menyelesaikan tugas.
Oleh karena itu guru yang efektif berusaha memahami masalah dari "sudut
pandang" pemecah masalah, yaitu murid-muridnya, daripada memaksakan
idenya tentang bagaimana masalah itu perlu ditangani. Pendekatan
pemecahan masalah ini membantu meningkatkan keterampilan
interpersonal antara guru dan murid-muridnya. Sylvia Habel mencatat,
"Saya percaya baik siswa maupun guru perlu belajar tentang motivasi
internal mereka dan bagaimana membaca dan memahami perilaku orang
lain. Mempelajari cara mengekspresikan kebutuhan seseorang, cara
mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan cara yang bertanggung
jawab dan efektif, dan cara memberikan umpan balik yang bermanfaat
dapat mulai diajarkan di usia yang sangat muda." Seringkali, berbagi cerita

